Baso Senga Nahkodai KKLR Kalimantan Timur, Siap Perkuat Konsolidasi Warga Luwu Raya

Pelantikan BPW KKLR Kalimantan Timur

SAMARINDA – Andi Muzakkir Hidayat, S.T., M.Si., resmi memimpin Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Provinsi Kalimantan Timur untuk masa bakti 2022–2027.

Pelantikan dilaksanakan di Hotel Harris Samarinda dan dipimpin Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat (BPP) KKLR, Drs. H. Jaya Lupu pada Senin (7/11/2022).

Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Timur H. Hadi Mulyadi, S.Si., M.Si., YM Datu Luwu La Maradang Mackulau Opu To Bau, Ketua BPW KKSS Kalimantan Timur H. Alimuddin Latif, Bupati Luwu saat itu Dr. Drs. H. Basmin Mattayang, M.Pd., Bupati Penajam Paser Utara Ir. H. Hamdam, serta tokoh-tokoh masyarakat Luwu Raya di Kalimantan Timur.

Andi Muzakkir Hidayat, yang akrab disapa Baso Senga, sebelumnya terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) II KKLR Kalimantan Timur yang berlangsung di Samarinda pada 3 Juli 2022.

Dalam sambutannya, Baso Senga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi paguyuban warga Luwu Raya di Kalimantan Timur.

“Terima kasih kepada seluruh warga Luwu Raya di Kalimantan Timur atas dukungan dan amanah yang diberikan kepada saya. Mari kita bergandengan tangan membesarkan KKLR sebagai rumah bersama masyarakat Luwu Raya di perantauan,” ujarnya.

Ia menegaskan kepengurusan yang dipimpinnya akan fokus pada penguatan organisasi melalui sejumlah program strategis. Prioritas tersebut meliputi pendataan warga Luwu Raya di seluruh wilayah Kalimantan Timur, pengadaan sekretariat permanen BPW KKLR Kaltim, pembentukan kepengurusan KKLR di seluruh kabupaten dan kota, serta konsolidasi organisasi secara berkelanjutan.

Menurutnya, hingga saat itu masih terdapat satu daerah yang belum memiliki kepengurusan KKLR, yakni Kabupaten Mahakam Ulu. Karena itu, pembentukan organisasi di wilayah tersebut menjadi salah satu agenda prioritas.

Selain memperkuat struktur organisasi, Baso Senga juga berkomitmen melakukan roadshow ke berbagai daerah sebagai bagian dari konsolidasi sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antarwarga Luwu Raya yang bermukim di Kalimantan Timur.

“Kami ingin memastikan seluruh warga Luwu Raya merasa memiliki KKLR. Melalui silaturahmi dan konsolidasi yang intensif, organisasi ini akan semakin solid dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya,” katanya.

Berpengalaman di Bidang Infrastruktur

Di luar aktivitas organisasi, Andi Muzakkir Hidayat dikenal sebagai birokrat yang memiliki pengalaman panjang di bidang perencanaan pembangunan.

Pria kelahiran Senga, Kabupaten Luwu, 1 Oktober 1975 itu menjabat sebagai Kepala Bidang Penataan Ruang pada Dinas PUPR-PERA Provinsi Kalimantan Timur.

Selama lebih dari dua dekade, ia terlibat dalam berbagai proyek strategis pembangunan infrastruktur di Kalimantan Timur.

Pengalamannya mencakup pembangunan Jalan Tol Balikpapan–Samarinda, Jembatan Mahakam IV, Jembatan Mahakam Ulu, Bandara APT Pranoto Samarinda, pengembangan bandara perbatasan di Mahakam Ulu, pembangunan Terminal Peti Kemas Kariangau, pengendalian banjir Kota Samarinda, hingga berbagai proyek jalan dan infrastruktur lainnya.

Ia juga terlibat dalam proses perencanaan tata ruang Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal BPP KKLR, H. Jaya Lupu, berharap kepemimpinan Baso Senga mampu membawa KKLR Kalimantan Timur semakin berkembang dan memperluas kontribusinya bagi masyarakat.

“KKLR Kalimantan Timur memiliki potensi besar. Kami berharap di bawah kepemimpinan Baso Senga organisasi ini semakin eksis, solid, serta mampu membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk kemajuan masyarakat Luwu Raya di Kalimantan Timur,” ujarnya.

Sekretaris Panitia Muswil dan Pelantikan, Irwan Saputra Pajerih, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan, panitia, dan masyarakat yang telah mendukung suksesnya rangkaian kegiatan tersebut.

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi KKLR Kalimantan Timur untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi warga Luwu Raya dalam pembangunan daerah melalui semangat persaudaraan, kebersamaan, dan kolaborasi. (*)