Ramadhan 1444H, KKLR Sulsel Perkuat Persatuan Wija To Luwu Lewat Buka Puasa Bersama

Bukber KKLR Sulsel

MAKASSAR – Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar buka puasa bersama sebagai momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan Wija To Luwu di Hotel Rency Makassar, 11 April 2023.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat Luwu Raya, akademisi, dan pejabat daerah.

Hadir di antaranya Prof. Dr. Mansyur Ramly, Ketua BPW KKLR Sulsel Ir. H. Hasbi Syamsu Ali, M.M., Prof. Jasruddin, Prof. Mansyur Nasir, Wakil Bupati Luwu Utara Suaib Mansyur, H. Abd. Madjid Tahir, Dr. Talib Mustafa, serta sejumlah pengurus dan warga KKLR. Hikmah Ramadan disampaikan oleh Ustazah Riska Mappile.

Ketua BPW KKLR Sulsel, Hasbi Syamsu Ali, mengatakan buka puasa bersama merupakan agenda yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah serta menjaga soliditas masyarakat Luwu Raya.

Menurutnya, kekompakan Wija To Luwu harus terus dipelihara sebagai modal sosial dalam menghadapi berbagai tantangan sekaligus memperjuangkan cita-cita bersama bagi kemajuan Tana Luwu.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin terus merawat silaturahmi dan memperkuat persatuan Wija To Luwu sebagai fondasi untuk mewujudkan visi besar masyarakat Luwu Raya di masa depan,” ujar Hasbi.

Ia menilai terdapat tiga pilar utama yang selama ini menjadi perekat masyarakat Luwu Raya, yakni KKLR, Pengurus Besar Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (PB IPMIL) Raya, serta institusi Kedatuan Luwu.

Ketiga elemen tersebut, kata Hasbi, memiliki peran strategis dalam menjaga identitas, budaya, dan kebersamaan masyarakat Luwu, baik yang berada di daerah asal maupun di perantauan.

“Kalau ketiga perekat ini tidak terus dirawat bersama, maka kekuatan persatuan Wija To Luwu bisa melemah. Karena itu, kita harus terus menjaga kebersamaan dan memperkuat organisasi yang menjadi rumah besar masyarakat Luwu Raya,” katanya.

Hasbi juga kembali menegaskan pentingnya memperjuangkan pembentukan Provinsi Tana Luwu sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan pemerintahan sekaligus mempercepat pembangunan kawasan Luwu Raya.

Menurutnya, perjuangan tersebut harus dibarengi dengan kesiapan sumber daya manusia, kelembagaan, serta soliditas seluruh elemen masyarakat.

Sementara itu, dalam tausiyah Ramadan, Ustazah Riska Mappile mengajak seluruh peserta menjadikan bulan suci sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah dan kedekatan kepada Allah SWT.

Ia mengingatkan pentingnya memperbanyak membaca Al-Qur’an, memperbanyak zikir, serta melakukan introspeksi diri agar nilai-nilai Ramadan dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan buka puasa bersama tersebut, BPW KKLR Sulsel berharap semangat persaudaraan, kepedulian, dan kebersamaan Wija To Luwu terus terpelihara sehingga organisasi mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan Tana Luwu, Sulawesi Selatan, dan Indonesia. (*)