KKLR Batam Galang Dana hingga Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Bandang Luwu Utara

KKLR Batam Serahkan Bantuan Banjir Luwu Utara Rp25 Juta Melalui LRP KKLR

PALOPO – Solidaritas keluarga besar Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Kota Batam mengalir untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Melalui aksi penggalangan dana yang melibatkan para perantau hingga personel Brimob asal Luwu Raya, bantuan kemanusiaan berhasil dihimpun dan disalurkan kepada para korban.

Gerakan kemanusiaan tersebut diawali dengan aksi penggalangan dana yang digelar sejak 16 Juli 2020 di dua titik strategis di Kota Batam, yakni Simpang Base Camp dan Simpang Kepri Mall.

Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KKLR Batam, Eko Santoso, SE, bersama jajaran pengurus dan anggota KKLR.

Sejumlah personel Brimob yang juga merupakan anggota KKLR Batam turut ambil bagian dalam kegiatan itu, di antaranya Bripka Albert Jefri, Bripka Mukti Ali, dan Briptu Hangki Septia Anggada.

KKLR Batam Galang Dana hingga Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Bandang Luwu Utara

Mereka turun langsung ke jalan membawa spanduk bertuliskan “KKLR Batam Peduli” untuk mengajak masyarakat berpartisipasi membantu korban banjir.

Ketua KKLR Batam, Eko Santoso, mengatakan aksi tersebut merupakan wujud kepedulian keluarga besar KKLR terhadap masyarakat di kampung halaman yang terdampak bencana.

“Kami bergerak langsung menggalang dana sebagai bentuk kepedulian kepada saudara-saudara kita yang menjadi korban banjir bandang di Luwu Utara. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban mereka,” ujarnya.

Selain melakukan penggalangan dana di ruang publik, KKLR Batam juga membuka kesempatan bagi masyarakat, khususnya warga Luwu Raya yang bermukim di Batam, untuk menyalurkan bantuan melalui organisasi tersebut.

Menurut Eko, seluruh bantuan yang terkumpul kemudian dibawa langsung ke Sulawesi Selatan untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak.

Pada 12 Agustus 2020, pengurus KKLR Batam menyerahkan bantuan berupa uang tunai kepada Tim Luwu Raya Peduli (LRP) KKLR di Posko Warkop Kampung Pisang, Kota Palopo.

Penyerahan dilakukan sebagai bagian dari koordinasi agar distribusi bantuan menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.

Sebelum menyerahkan bantuan di posko, rombongan KKLR Batam lebih dahulu mengunjungi sejumlah wilayah terdampak banjir di Kabupaten Luwu Utara.

Dalam kunjungan tersebut, mereka membagikan 184 paket sembako serta bantuan uang tunai kepada 184 kepala keluarga dengan total nilai sekitar Rp25 juta.

“Kami menyerahkan bantuan melalui Luwu Raya Peduli karena kita berada dalam satu keluarga besar, satu tujuan, dan satu semangat untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah,” kata Eko.

Salah seorang personel Brimob sekaligus anggota KKLR Batam, Bripka Albert Jefri, mengatakan aksi tersebut lahir dari rasa empati terhadap warga yang menjadi korban banjir bandang di Kecamatan Baebunta, Masamba, Sabbang, Baebunta Selatan, Malangke, dan Malangke Barat.

“Kami merasa terpanggil untuk membantu saudara-saudara kami. Karena itu kami turun langsung menggalang dana agar dapat sedikit meringankan beban mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Bahaan Supri yang mewakili Ketua Umum Pengurus Besar KKLR, Buhari Kahar Muzakkar, menyampaikan apresiasi kepada KKLR Batam atas inisiatif dan kepedulian yang ditunjukkan dalam membantu korban bencana.

Ia menegaskan bantuan yang dipercayakan kepada Tim Luwu Raya Peduli akan disalurkan sesuai amanah kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan. Bantuan ini akan kami teruskan sesuai harapan bersama agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak,” katanya.

Aksi yang dilakukan KKLR Batam menjadi salah satu wujud kuatnya solidaritas warga Luwu Raya di perantauan. Melalui semangat gotong royong, para perantau tidak hanya menghimpun bantuan, tetapi juga turun langsung memastikan bantuan tersebut sampai kepada para korban banjir bandang di Luwu Utara. (*)