Bukber BPP KKLR di Jakarta Jadi Ajang Konsolidasi Perjuangan Provinsi Luwu Raya

Bukber BPP KKLR

JAKARTA — Kegiatan buka puasa bersama yang digelar Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Luwu Raya (BPP KKLR) di kediaman Ketua Umum BPP KKLR, H. Arsyad Kasmar, di Jakarta, Jumat (13/3/2026), menjadi momentum penting konsolidasi para tokoh dan diaspora Luwu Raya dalam memperkuat perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat Ramadan tersebut mempertemukan berbagai tokoh nasional, akademisi, serta diaspora Wija To Luwu yang berada di ibu kota. Pertemuan itu sekaligus menjadi ruang silaturahmi sekaligus diskusi strategis terkait masa depan pembangunan Luwu Raya.

Momentum tersebut semakin bermakna dengan kehadiran Yang Mulia Datu Luwu, Lamaradang Mackulau Opu To Bau, SH, bersama permaisuri.

Bukber BPP KKLR

Dalam arahannya, Datu Luwu mengajak seluruh tokoh dan diaspora Luwu Raya untuk terus menjaga persatuan serta memperkuat komitmen bersama dalam mendorong pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Menurutnya, konsolidasi kekuatan sosial, budaya, dan intelektual menjadi faktor penting agar aspirasi masyarakat Luwu Raya dapat diperjuangkan secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Pandangan serupa juga disampaikan Opu Luthfy Andi Mutty dan Mayjen (Purn) Dr. M. Marga Taufiq, SH, MH yang menekankan pentingnya sinergi antara tokoh masyarakat, akademisi, serta diaspora Luwu Raya dalam memperkuat gerakan perjuangan pembentukan provinsi baru tersebut.

Bukber BPP KKLR

Sejumlah tokoh penting turut menghadiri kegiatan ini, di antaranya Buhari Kahar Muzakkar, Darwis Ismail, Hasby Samsu Ali, Prof. Dr. dr. H. Andi Arus Victor, Baharuddin Solongi, Badaruddin A. Picunang, serta Sekretaris Jenderal BPP KKLR, Jaya Lupu. Hadir pula Prof. Dr. Marwah Daud, MA asal Soppeng.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri jajaran pengurus Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKLR dari Jakarta, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan, yang menunjukkan kuatnya jaringan organisasi KKLR dalam menghimpun diaspora Luwu Raya di berbagai daerah.

Bukber BPP KKLR

Dalam kesempatan tersebut juga hadir Tim Penyusun Kajian Akademik Daerah Otonomi Baru Provinsi Luwu Raya dari Kota Palopo.

Kehadiran tim akademisi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat landasan ilmiah dalam mendorong pembentukan provinsi baru yang selama ini menjadi aspirasi masyarakat Luwu Raya.

Bukber BPP KKLR

Dalam forum kebersamaan itu pula diperkenalkan sebuah inisiatif strategis bertajuk “Serbu Luwu Raya”, yakni konsep penggalangan dana publik berbasis QRIS untuk mendukung berbagai kebutuhan dalam proses perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Bukber BPP KKLR

Program ini diharapkan dapat menjadi instrumen partisipasi kolektif masyarakat Luwu Raya, baik di daerah asal maupun diaspora, dalam mempercepat proses perjuangan konstitusional pembentukan provinsi tersebut.

Selain menjadi ajang konsolidasi perjuangan, kegiatan buka puasa bersama ini juga berlangsung dalam nuansa kekeluargaan karena dirangkaikan dengan perayaan ulang tahun salah satu putra H. Arsyad Kasmar.

Acara kemudian ditutup dengan penyerahan santunan kepada sejumlah anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. (*)