KKLR Sulbar dan IPLR Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Luwu

KKLR Sulbar dan IPLR Salurkan Bantuan Korban Banjir di Luwu Sulsel

LUWU – Badan Pengurus Wilayah (BPW) dan Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Provinsi Sulawesi Barat bersama Ikatan Pemuda Luwu Raya (IPLR) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Jumat (10/5/2024).

Bantuan tersebut disalurkan langsung kepada masyarakat yang menjadi korban bencana sebagai bentuk kepedulian keluarga besar perantau Luwu di Sulawesi Barat terhadap musibah yang melanda kampung halaman mereka.

Banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada 3 Mei 2024 mengakibatkan kerusakan cukup parah di sejumlah wilayah Kabupaten Luwu.

Ribuan rumah warga terendam lumpur, sejumlah rumah hanyut terbawa arus, sementara fasilitas umum, jalan, dan jembatan mengalami kerusakan. Bencana tersebut juga menyebabkan korban jiwa.

Proses pendistribusian bantuan dipimpin Sekretaris KKLR Sulbar, Ilham, bersama relawan KKLR, Ikatan Pemuda Luwu Raya (IPLR), personel Babinsa Kodim Pasangkayu, serta Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Pasangkayu.

Ilham mengatakan seluruh bantuan yang disalurkan merupakan hasil penggalangan donasi keluarga besar KKLR di Sulawesi Barat yang dilakukan bersama sejumlah organisasi kepemudaan.

“Alhamdulillah, bantuan ini merupakan hasil donasi keluarga besar Kerukunan Keluarga Luwu Raya di Sulawesi Barat yang dihimpun bersama sejumlah organisasi kepemudaan. Semoga dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” ujarnya.

Bantuan yang disalurkan meliputi ratusan karung beras kemasan lima kilogram, puluhan dus mi instan, obat-obatan, popok bayi, gula, kopi, teh, sarung, selimut, perlengkapan mandi, pakaian balita, hingga pakaian layak pakai.

Menurut Ilham, aksi kemanusiaan tersebut menjadi wujud nyata solidaritas masyarakat Luwu Raya yang tetap terjalin erat, meski berada di daerah yang berbeda.

Pemerintah Kecamatan Bajo menyampaikan apresiasi atas kepedulian berbagai pihak yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.

Camat Bajo, Hj. Nurhidayah, mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan kepada warganya dan berharap semangat gotong royong tersebut terus terjaga dalam membantu proses pemulihan pascabencana.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan dengan tulus kepada masyarakat kami,” katanya.

Rasa syukur juga disampaikan Rina, salah seorang warga terdampak banjir. Ia mengaku bantuan yang diterima sangat berarti karena sebagian besar perabot rumah tangganya rusak dan hanyut terbawa arus banjir.

Menurutnya, hingga kini keluarga masih berupaya memulihkan kondisi rumah dan memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah bencana melanda.

Aksi kemanusiaan yang dilakukan KKLR Sulbar bersama IPLR diharapkan dapat membantu meringankan beban para korban sekaligus mempercepat proses pemulihan masyarakat di wilayah terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Luwu. (*)