Dukung Pemerintahan Baru Palopo, Ketum KKLR Arsyad Kasmar Titip Pesan untuk Naili–Ome

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR), H. Arsyad Kasmar, SH.

JAKARTA — Jelang pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo terpilih, Hj. Naili Trisal dan Dr. Ahmad Syarifuddin Daud (Naili-Ome), yang dijadwalkan berlangsung Senin, 4 Agustus 2025, doa dan harapan terus mengalir dari berbagai kalangan, termasuk dari Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR), H. Arsyad Kasmar, SH.

Dalam keterangannya, Arsyad menyampaikan rasa syukur dan optimisme atas kepemimpinan baru di Kota Palopo. Ia menilai pelantikan ini bukan hanya sebagai proses seremonial politik, tetapi momentum penting untuk membawa Palopo ke arah yang lebih maju dan berdaya saing.

“Alhamdulillah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas pelantikan Hj. Naili Trisal dan Dr. Ahmad Syarifuddin Daud sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo. Masyarakat Luwu Raya mendoakan semoga keduanya dapat memimpin Kota Idaman ini menjadi lebih baik ke depan,” ujar Arsyad di Jakarta, Minggu (3/8).

Menurutnya, pelantikan ini juga menjadi catatan sejarah baru bagi Palopo, dengan hadirnya seorang perempuan muda sebagai kepala daerah.

Sosok Naili dinilai bukan hanya sukses dalam membangun rumah tangga dan karier wirausahanya, tetapi juga menunjukkan kapasitas kepemimpinan yang siap menginspirasi.

“Ini sejarah. Wali kotanya adalah seorang srikandi muda yang sukses membangun rumah tangga dan usaha. Didampingi oleh Dr. Ahmad Syarifuddin Daud, kader Wija to Luwu yang sudah berpengalaman karena pernah menjabat Wakil Wali Kota Palopo,” tambahnya.

Arsyad menyebut pasangan ini sebagai kombinasi ideal antara semangat baru dan pengalaman birokrasi. Ia optimis duet tersebut mampu membangun pemerintahan yang bersih, serta membangkitkan ekonomi masyarakat lewat penguatan sektor usaha lokal.

“InsyaAllah, paket ini akan saling melengkapi dalam membangun Palopo. Pemerintahan yang bersih, pelayanan publik yang optimal, serta dorongan kuat terhadap tumbuhnya usaha masyarakat,” tegasnya

Tak hanya itu, Arsyad juga menitipkan harapan besar agar pembangunan ke depan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Ia menekankan pentingnya nilai-nilai kearifan lokal sebagai landasan dalam mengelola kota yang inklusif dan berkemajuan.

“Saya percaya di bawah kepemimpinan baru ini, Palopo akan menjadi kota inklusif, berdaya saing, dan tetap menjunjung tinggi kearifan lokal. Pendidikan akan makin berkualitas, ekonomi kreatif tumbuh subur, dan pelayanan publik semakin optimal,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Arsyad mengajak seluruh warga Luwu Raya, khususnya di Kota Palopo, untuk bersatu, mendukung, dan berpartisipasi aktif demi kemajuan bersama.

“Mari kita bergandengan tangan mendukung pemimpin kita. Palopo adalah ikon Luwu Raya yang kita cintai bersama. Ini saatnya kita melangkah maju,” pungkasnya.

Pelantikan Naili–Ome menjadi titik awal untuk melanjutkan estafet pembangunan dengan semangat baru.

Dukungan dari tokoh-tokoh Luwu Raya seperti H. Arsyad Kasmar akan memberi energi moral bagi pemerintahan baru dalam menata Kota Palopo menuju masa depan yang lebih gemilang. (*)