PASANGKAYU – Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Luwu Raya (BPD KKLR) Kabupaten Pasangkayu menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Cafe D’Pirla Pasangkayu, Minggu (28/9/2025).
Dengan mengangkat tema “Menegakkan Semangat Kebersamaan, Meneladani Akhlak Rasulullah SAW”, acara berlangsung penuh khidmat dan kekeluargaan.
Penceramah utama, Dr. Zainuddin Azis, M.Ag, Pimpinan Pondok Pesantren Ashabul Kahfi, dalam tausiyahnya mengingatkan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah. Ia menekankan bahwa kerukunan harus dijaga sebagai sarana mempererat persaudaraan, bukan dipolitisasi.
“Kerukunan ini adalah media silaturahmi yang harus dijaga dengan baik. Jangan sampai nilai luhur kebersamaan ini dipolitisasi, sebab hakikatnya kita berkumpul untuk memperkuat persaudaraan,” tegas Zainuddin.

Acara tersebut turut dihadiri tokoh penting, di antaranya Anggota DPRD Sulawesi Barat Andi Muhammad Qusyairy, Anggota DPRD Pasangkayu H. Saifuddin A. Baso, serta para ketua kerukunan di Pasangkayu, termasuk Ketua Kerukunan Abulo Sibatang.
Kehadiran mereka menandai komitmen bersama untuk memperkuat kebersamaan antarwarga.
Ketua BPD KKLR Pasangkayu menegaskan bahwa Maulid Nabi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum mengingatkan kembali arti hidup harmonis di tengah keberagaman.
“KKLR hadir bukan hanya menjaga persatuan, tetapi juga meneladani nilai-nilai Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Selain ceramah maulid, kegiatan juga menjadi ajang silaturahmi antaranggota kerukunan dan tokoh masyarakat. Hal ini memperkokoh peran KKLR sebagai wadah pemersatu masyarakat Luwu Raya di Pasangkayu.
Dengan terselenggaranya Maulid Nabi Muhammad SAW, KKLR Pasangkayu berharap dapat terus menjadi motor kebersamaan yang mengedepankan nilai keagamaan, sosial, dan budaya, sekaligus memperkuat sinergi antarwarga dalam membangun daerah. (*)

