MAKASSAR — Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Provinsi Sulawesi Selatan merencanakan pelaksanaan kegiatan Halalbihalal (HBH) Wija to Luwu pada Sabtu, 4 April 2026.
Agenda tersebut diproyeksikan menjadi ruang silaturahmi sekaligus konsolidasi masyarakat Luwu Raya yang bermukim di berbagai wilayah Sulawesi Selatan.
Rencana pelaksanaan kegiatan ini dibahas dalam rapat panitia bersama Ketua BPW KKLR Sulsel Hasbi Syamsu Ali yang digelar usai acara buka puasa bersama Magatti Travel di Four Points by Sheraton Makassar, Jalan Andi Djemma, Makassar, Jumat (6/3/2026) malam.

Dalam pertemuan tersebut, Hasbi yang didampingi Sekretaris BPW KKLR Sulsel Asri Tadda menyampaikan bahwa kegiatan Halalbihalal tidak sekadar menjadi tradisi pasca-Ramadan, tetapi juga dimaksudkan sebagai momentum memperkuat kebersamaan masyarakat Wija to Luwu.
Menurutnya, pertemuan tersebut juga akan dimanfaatkan sebagai ruang konsolidasi untuk memperkuat komitmen kolektif dalam mendorong pembentukan Provinsi Luwu Raya.
“Halalbihalal nanti kita jadikan ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi untuk memperkuat perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya yang saat ini terus kita lakukan,” ujar Hasbi.
Ia berharap partisipasi berbagai elemen masyarakat Wija to Luwu dapat memperkuat solidaritas serta dukungan terhadap agenda perjuangan tersebut.
Sementara itu, panitia pelaksana masih mempertimbangkan beberapa alternatif lokasi penyelenggaraan kegiatan. Penentuan tempat akan disesuaikan dengan estimasi jumlah peserta serta rangkaian acara yang direncanakan dalam kegiatan Halalbihalal tersebut.

Bendahara panitia, Subiati Hamzah, menyampaikan bahwa pihaknya tengah melakukan penelaahan terhadap sejumlah opsi lokasi sebelum diputuskan secara resmi dalam rapat teknis kepanitiaan.
“Lokasi kegiatan masih akan kita pertimbangkan. Ada beberapa pilihan. Insya Allah nanti diputuskan dalam rapat teknis kepanitiaan,” katanya.
Kegiatan Halalbihalal ini diproyeksikan akan dihadiri berbagai unsur masyarakat Wija to Luwu di Sulawesi Selatan, mulai dari tokoh masyarakat, pengurus organisasi paguyuban, hingga kalangan diaspora Luwu Raya yang bermukim di Makassar dan sekitarnya.
Melalui kegiatan tersebut, BPW KKLR Sulsel berharap semangat kebersamaan masyarakat Luwu Raya dapat terus terjaga sekaligus memperkuat sinergi dalam berbagai agenda sosial dan pembangunan daerah. (*)

