Ketua KKLR Sulsel Apresiasi Spirit Lompatan Kabupaten Luwu di Momentum HUT ke-66

Ketua Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Luwu Raya (BPW KKLR) Sulawesi Selatan, Ir. Hasbi Syamsu Ali, MM, mengaku tersentuh dengan suasana peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Luwu yang digelar di Lapangan Opu Daeng Risaju, Belopa, Jumat (4/7/2025). Ketua Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Luwu Raya (BPW KKLR) Sulawesi Selatan, Ir. Hasbi Syamsu Ali, MM, mengaku tersentuh dengan suasana peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Luwu yang digelar di Lapangan Opu Daeng Risaju, Belopa, Jumat (4/7/2025).

BELOPA – Ketua Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Luwu Raya (BPW KKLR) Sulawesi Selatan, Ir. Hasbi Syamsu Ali, MM, memberikan apresiasi tinggi atas semangat perubahan dan terobosan cepat yang ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Luwu di bawah kepemimpinan Bupati H. Patahuddin.

Hal ini disampaikan Hasbi saat menghadiri langsung puncak peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Luwu yang digelar di Lapangan Opu Daeng Risaju, Belopa, Jumat (4/7/2025).

Menurut Hasbi, peringatan hari jadi tahun ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting yang mencerminkan tekad baru Kabupaten Luwu untuk melakukan lompatan besar dalam pembangunan.

Ia menilai arah kebijakan dan langkah cepat yang dijalankan oleh Bupati Patahuddin mencerminkan visi yang kuat dan keberpihakan nyata kepada rakyat.

“Saya melihat ada semangat lompatan yang luar biasa dari Kabupaten Luwu. Bukan lagi bergerak biasa-biasa, tapi ada upaya mengejar ketertinggalan secara cepat dan terukur. Ini bukan sekadar rutinitas peringatan ulang tahun, ini penegasan arah baru,” ujar Hasbi.

Lebih jauh, Hasbi mengapresiasi tujuh program quick win yang diluncurkan di awal masa jabatan Bupati Patahuddin, termasuk di antaranya pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi kelompok rentan, layanan kesehatan berbasis e-KTP dalam skema UHC, hingga penyediaan internet gratis dan penanganan banjir melalui pengadaan excavator amfibi.

“Baru hitungan bulan menjabat, enam dari tujuh program cepat sudah terealisasi. Ini bukti nyata komitmen membangun dari bawah. KKLR melihat ini sebagai tanda kepemimpinan yang progresif dan patut didukung,” tambahnya.

Peringatan HUT ke-66 ini juga dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan H. Andi Sudirman Sulaiman, Sri Paduka Datu Luwu XL Andi Maradang Mackulau Opu To Bau beserta Permaisuri dan Cenning Luwu, para tokoh adat, Forkopimda, serta ribuan warga dari berbagai kecamatan.

Hasbi juga menyoroti langkah simbolik Bupati Patahuddin yang mengundang seluruh mantan bupati atau perwakilan keluarganya dalam perayaan kali ini. Ia menyebut tindakan itu sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pendahulu yang telah mengabdi bagi Luwu.

“Saya bertemu dengan keluarga almarhum Pak Kamrul Kasim. Mereka sangat tersentuh karena dihubungi langsung oleh Pak Bupati. Ini menandakan bahwa sejarah tidak dilupakan. Inilah semangat Luwu yang sesungguhnya—penuh penghargaan dan kekeluargaan,” ucap Hasbi.

Dalam pidatonya, Bupati Patahuddin menegaskan bahwa Luwu harus bangkit lebih cepat, berkarakter, dan bermartabat.

Dengan visi “Luwu Unggul, Berkarakter, dan Berbasis Agribisnis,” pemerintah daerah telah menetapkan 25 program utama dan 57 kegiatan prioritas, yang seluruhnya diarahkan untuk memperkuat layanan dasar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai Ketua BPW KKLR Sulsel, Hasbi menegaskan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan Luwu sebagai daerah yang kuat secara ekonomi, tangguh secara sosial, dan tetap menjunjung nilai budaya.

“KKLR siap menjadi mitra pembangunan. Kami ingin memastikan bahwa diaspora Luwu tetap terhubung dan berkontribusi terhadap kemajuan tanah leluhur. Spirit lompatan yang sedang dibangun ini perlu dikawal bersama,” pungkas Hasbi. (*)